Langsung ke konten utama

Print Setting Pada Layout Di Paper Space AutoCAD Dengan Mudah

Sebelumnya pada tutorial menggunakan Page Setup dijelaskan bahwa setting layout di paper space ini sangat penting ketika ingin memprint hasil gambar AutoCAD lewat Paper Space.

Pada kesempatan kali ini kami akan memberikan tutorial cara mudah print setting melalui Layout pada paper space. Penggunaan paper space ini sangat bermanfaat jika dibandingkan print langsung lewat model view, karena mempermudah printing sampai pada object 3 dimensi, dan hanya perlu sekali setting untuk sebuah ukuran layout pada ukuran kertas / media tertentu. Jika layout baru mempunyai properti yang sama maka Layout tinggal di copy saja untuk mempermudah settingannya tanpa membuat dan menyetting layout yang baru lagi.


Setting Layout di Paper Space

Adapun tahapan cara mudah print setting pada layout di paper space AutoCAD dengan mudah adalah sebagai berikut :
  • Pilih dulu Layout (dalam contoh ini adalah Layout1 seperti pada gambar di atas), lalu klik perintah Page Setup pada toolbar layer seperti pada gambar di bawah, sehingga muncul kotak dialog "Page Setup Manager", 

Perintah Page Setup

Kotak dialog Page Setup Manager

  • Lalu pilih Layout yang ingin disetting, kali ini pilih Layout1 (seperti gambar di atas). Kemudian klik tombol "Modify" pada kotak dialog tersebut, sehingga kemudian akan muncul kotak dialog baru bernama "Page Setup-Layout1"

Page Setup untuk Setting Print Layout pada Paper Space

  • Selanjutnya kita setting printer / plotter yang akan dipakai, untuk contoh ini kita bisa coba agar plotternya hanya menghasilkan sebuah file .pdf (bukan hasil cetakan printer / plotter fisik), lihat gambar di bawah, pilih DWG to PDF.pc3 agar hasil printnya nanti adalah file .pdf.

Pilihan Printer / Plotter yang akan dipakai
  • Selanjutnya kita memilih paper size pada kotak dialog page setup yang akan digunakan sebagai output dari gambar yang sudah dibuat di AutoCAD. Sebagai contoh kita pilih ukuran yang digunakan adalah ISO A3 (420.00 x 297.00 MM). Pada printer/plotter fisik ukuran-ukuran ini terbatas tergantung kemampuan printer / plotter yang dipakai, yaitu seberapa besar printer / plotter mampu mem-print ukuran tersebut. 
Pilihan Paper Size

  • Selanjutnya kita memilih Plot area dengan memilih pada drop down list di bawah text "What to plot". Pada contoh ini kita gunakan saja "Layout" karena kita memang akan memprint file ini langsung dari layout yang ada di paper space.

Pilih plot area "Layout"


  • Setelah itu kita bisa memilih pada bagian Plot offset (origin set to printable area) dengan memilih nilai X dan Y pada text box adalah 0.00 

Pilih Plot Offset Origin X dan Y masing-masing 0.00


  • Selanjutnya kita pilih dulu satuan panjang pada "Plot Scale" adalah "mm" (milimeter) dan perbandingan scale adalah 1 mm untuk 1 unit (bidang gambar) pada text box.
Pilih Skala 1:1 dengan satuan "mm"


  • Lalu pilih juga Plot style table (pen assigment) pada dropdown list di bawahnya "None". Settingan ini berupa dropdown list yang sudah dibuat standarnya di AutoCAD.
Untuk Plot style table (pen assignment) pilih "None"


  • Dan masukkan juga pada dropdown list "Quality" adalah "Normal" pada bagian Shaded viewport options , untuk menentukan kualitas dari print out 

Pilihan Quality Print untuk menentukan kualitas printing


  • Selanjutnya centang checkbox pada bagian plot option seperti pada gambar di bawah, sebagai pilihan menghidupkan object lightweights, mengikuti Plat Styles dan mengikuti settingan terakhir dari paperspace.


Plot Option, Pilih yang ingin dicentang pada check box


  • Dan settingan terakhir adalah mengatur drawing orientation pada gambar apakah ingin landscape atau potrait, seperti gambar di bawah.
Drawing Orientation, pilih Landscape

Setelah semua settingan di atas maka kita tinggal tekan "OK" pada kotak dialog "Page Setup-Layout1" , sehingga kemudian muncul kembali kotak dialog "Page Setup Manager", kemudian bisa kita pilih tombol "Close".

Setelah semua proses dan perintah di atas di lakasanakan maka akan muncul tampilan bidang gambar "Layout1" di paper space seperti gambar di bawah ini. Bisa dilihat pada gambar di bawah tersebut bahwa settingan skala 1 mm untuk 1 unit layout berpengaruh pada layout, untuk itu silahkan pilih  dan hapus object yang berada pada kotak merah tersebut, sehingga yang tersisa hanya bidang kertas dan segiempat dengan garis putus-putus, dimana segiempat dengan garis putus-putus ini adalah printable area yang secara default merupakan ukuran standar dari AutoCAD (berdasarkan printer dan plotternya).

Settingan dari page setup berpengaruh ke ukuran skala dari layout yang dibuat (lihat panah merah)

Jika kita ingin membuat bidang gambar tadi berimpit dengan garis printable area di atas, maka kita kita bisa memilih perintah "Rectangular" dropdown list dan kemudian pilih "rectangular" pada Toolbar Layout Viewports.


Add caption

Dari perintah tersebut jika di klik maka pada bidang gambar kita di perintahkan untuk membuat segi empat sebagai area batas model view yang harus berada dalam printable area (garis segi empat putus-putus tadi), dan jika kita ingin membuatnya berimpit dengan garis putus-putus tadi cukup dengan menekan huruf "F" dan tekan "Enter" (lihat gambar di bawah).


Pilih segi empat sebagai area model view harus di ddalam printable area

Hasil dari perintah rectangular dan fit model view

Jika kita sudah mempunyai gambar di model view maka gambar tersebut muncul semua dengan model seperti zoom extents di dalam segi empat yang dibuat tadi. Namun ukuran gambar tersebut belum skalatis. Sebagai contoh kami membuat gambar di model view dengan ukuran 1 unit mewakili 1 meter, dan jika kita ingin membuat skala 1 : 100 di "Layout1" yang kita buat tadi maka kita perlu mengatur skala zoom agar sesuai dengan skala di model view.

Cara mengatur skala tersebut adalah dengan pilih dulu model view agar kita dapat bekerja di dalamnya dengan cara mengklik dua kali di dalam area model view sehingga kita bisa mengatur zoom di dalamnya.

Setelah itu kita ketik "Z" untuk perintah zoom dan tekan "Enter", selanjutnya agar bisa dibuat skala 1:100 kita tinggal mengatur bahwa 1 m = 1000 mm, jika ingin membuat 1:100 hanya 1000 mm dibagi 100 (dari skala), menjadi 10 kali pembesaran / zoom absolut, sehingga kita tinggal masukkan perintah dengan zoom dengan scale factor dengan cara mengetikkan "10XP" lalu tekan "Enter". Perintah zoom dengan scale factor 10XP tadi tergantung dengan ukuran skala yang diinginkan. Jika ingin memakai skala 1:50, bisa dengan membagi 1000 bagi 50 dengan hasil 20, sehingga diinput dengan "20XP" pada perintah zoom factor namun mungkin ukurannya terlalu besar melewati batas printable area / segi empat model view di paper space.

Jika kita ingin mengatur posisi gambar tersebut, bisa dengan menggunakan perintah "Pan" dengan mengetikkan perintah "P" dan tekan "Enter", sehingga kita menggesernya, jangan sekali-kali kita menggunakan scroll di mouse karena akan merubah ukuran zoom. Jika ukuran zoom berubah maka tinggal mengatur ulang zoom factor tadi.

Jika kita ingin kembali ke paper space kita tinggal mengetikkan "PS" kemudian tekan "Enter" pada agar tidak ada perintah zoom di model view.

Jika kita ingin mem-print layout ini kita tinggal menekan "Ctrl+P" sehingga muncul kotak dialog "Plot-Layout1" lalu klik "OK" sehingga akan keluar print out pada printer / plotter yang sudah dipilih pada kotak dialog "Page Setup" sebelumnya. Atau jika bentuknya adalah file .pdf seperti pada contoh ini maka akan muncul kotak dialog "Browse for Plot File" untuk menentukan di lokasi mana file yang akan di plot di AutoCAD akan disimpan di dalam komputer tersebut.


Tampak pada layout setelah pengaturan skala 1:100

Demikian tutorial print setting pada layout di paper space , untuk selanjutnya kami akan menjelaskan bagaimana cara print pada model view di AutoCAD.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menggunakan Toolbar Modify Pada AutoCAD

Pada tutorial berikut ini kami akan melanjutkan pada materi bagaimana cara menggunkan toolbar Modify pada AutoCAD. Toolbar ini sangat penting dan akan selalu digunakan dalam menggambar dengan AutoCAD untuk memodifikasi object object yang ingin diubah atau ditambahi.
Adapun perintah-perintah yang sering digunakan, yang terdapat dalam toolbar "Modify" AutoCAD adalah sebagai berikut : 1. Move Perintah "Move" adalah sebuah perintah yang berguna memindahkan object atau kumpulan object gambar AutoCAD. Adapun cara untuk memakai perintah ini adalah dengan mengetikkan huruf "M" dan ketik "enter" pada keyboard atau bisa juga dengan klik perintah "Move" pada toolbar modify.

Setelah melakukan perintah tersebut dilanjutkan dengan memilih object object yang akan dipindahkan lalu tekan enter, dan kemudian memilih titik / koordinat (x,y) awal patokan perpindahan lalu tekan "enter", arahkan perpindahan object tersebut (jika ingin perpindah…

Belajar Dasar AutoCAD Dengan Mudah

Selamat datang di blog kami yang akan menjabarkan tentang bagaimana memakai / mengoperasikan software AutoCAD dengan mudah dan cepat. Tulisan ini adalah tutorial pertama kami di blog ini.

Software AutoCAD adalah software yang dibuat olah Autodesk yang banyak digunakan oleh para drafter dan engineer yang berfungsi untuk mengolah dan menyajikan gambar teknikal baik arsitektur, struktur, jalan, mekanikal, elektrikal dan lainnya.
Ada banyak tipe software AutoCAD berdasarkan kelengkapan utilitasnya sesuai fungsi dan kegunaan  seperti AutoCAD Architectural, AutoCAD Map, AutoCAD Land Desktop / Land Development, AutoCAD Civil Design dan banyak varian AutoCAD lainnya dari berbagai versi yang menyesuaikan kebutuhan penggunanya.



Software AutoCAD yang biasa kami pakai sebagai contoh di sini adalah AutoCAD 2014. Sebenarnya apapun versi software AutoCAD secara prinsip adalah sama dan kalaupun ada perubahan biasanya hanya tambahan utilitas sedikit demi sedikit di tiap versi AutoCAD , k…

Cara Membuat Object Garis di Toolbar Draw AutoCAD

Pada tutorial AutoCAD kami kali ini akan menjabarkan secara detail cara bagiamana menggambar Garis/ Line, Polyline, Lingkaran/Circle, Arc/Lengkung Lingkaran, Segi Empat / Rectangle, Elips dan terakhir cara menggambar Arsir / Hatch. Ada beberapa perintah utama yang sering dipakai di toolbar "draw" yaitu :


1. Line Perintah "Line" ,  perintah ini dipergunakan untuk membuat garis lurus antara dua titik atau dua koordinat dengan cara mengklik perintah line di toolbar atau mengetik huruf "L" dan kemudian tombol "enter" di keyboard. Lalu klik titik pertama sebagai awal garis dan titik kedua sebagai akhir garis. atau masukkaan koordinat (x,y) sebagai awal dan akhir garis. Sebagai bantuan ketika hanya memakai klik di bidang gambar untuk memilih titik pertama awal garis agar bisa tegak lurus orthogonal ke titik keduanya adalah dengan menggunakan perintah ortho dengan menekan tombol "F8". 2. Polyline Perintah "Polyline" , perintah in…