Langsung ke konten utama

Print Setting dari Model View AutoCAD

Bagaimanakah cara mem-print gambar AutoCAD di Model View? 

Pada kesempatan kali ini kami akan menjabarkan tentang cara mem-print gambar AutoCAD di Model View, setelah pada tutorial sebelumnya kami menjabarkan tentang cara print setting layout di paper space.

Sebelum kita belajar mem-print di AutoCAD ada baiknya jika kita mengecek dan mensetting terlebih dahulu default setting unit yang biasa kita pakai dan kita kenal, yang berguna untuk mempermudah kita menghitung ukuran dan skala gambar yang akan kita print. Karena settingan default pada AutoCAD biasanya adalah memakai satuan imperial (inch, feet, yard dan seterusnya).

Cara cek dan setting ini adalah dengan mengklik dahulu logo AutoCAD di kiri atas kemudian pilih tombol "Options" pada posisi dalam kotak merah seperti pada gambar di bawah.


Pilihan Options pada AutoCAD

Setelah perintah tersebut di atas maka akan muncul kotak dialog "Options", lalu kemudian pilih tab "User Preferences". Pada tab tersebut terdapat bagian bagian "Insertion scale", pilih dropdown list di bawah "Source content units" pada pilihan "Milimeters" dan dropdown list "Target drawing units" pada pilihan "Milimeters" juga, lihat seperti pada gambar di bawah. 


Settingan default unit pada AutoCAD di kotak dialog "Options"

Setelah melakukan perintah-perintah tersebut di atas lalu kita bisa mengklik tombol "OK" pada kotak dialog tersebut. 

Selanjutnya kita bisa mengecek ukuran kertas pada printer / plotter yang ingin kita pakai dengan cara menekan tombol "Ctrl+P" di keyboard , atau bisa juga dengan mengetikkan "PLOT" dan kemudian tekan "Enter" pada keyboard. sehingga muncul kotak dialog "Plot-Model".


Kotak Dialog "Plot-Model" untuk memprint Gambar AutoCAD

Pada kotak dialog Plot - Model ini kita harus pilih dulu printer yang akan kita pakai untuk memprint gambar tersebut langsung di AutoCAD. Tujuannya adalah biar kita bisa mengetahui ukuran printable area ukuran kertas yang terdapat secara default pada printer / plotter tersebut. Sebagai contoh kita akan memakai "DWG to PDF.pc3" sebagai printernya untuk langsung mengeprint gambar dengan output sebagai file .pdf.

Pilihan Printer / Plotter yang akan dipakai

Setelah memilih printer/plotter yang akan dipakai untuk mem-print di atas, kita bisa melihat ukuran-ukuran kertas dan printable area default yang dipakai pada printer/plotter tersebut dengan cara meng-klik tombol "Properties" di sebelah kanan pilihan printer tadi.

Tombol properties untuk mengetahui settingan dan properties printer/plotter yang sudah di pilih

Setelah melakukan bebrapa perintah di atas maka kan muncul kotak dialog baru yang bernama "Plotter Configuration Editor - DWG to PDF.pc3". Untuk melihat ukuran printable area masing-masing kertas yang akan dipakai tadi adalah dengan memilih pada bagian "Size" seperti pada kotak kuning gambar di bawah ini.


Melihat ukuran printable area kertas default pada printer / plotter yang akan dipakai

Pada bagian tersebut kita bisa memilih ukuran kertas yang akan kita pakai dan perlu kita ingat selanjutnya dengan cara dicatat, disini sebagai contoh kita pakai "ISO A3 (420.00 x 297.00 MM)". Catat juga ukuran default printable area yang ditunjukkan pada kotak merah pada gambar di atas, pada contoh ini adalah ukuran 408.4 mm x 261.4 mm.

Semua hal di atas kita lakukan untuk mendapatkan skala yang tepat dengan mengetahui printable area pada printer / plotter yang akan kita pakai dan kita gambar nanti di Model View AutoCAD.

Selanjutnya kita misalkan sudah mempunyai gambar di AutoCAD dan pada contoh gambar ini kita pakai ukuran standar 1 unit sama dengan 1 meter pada gambar yang sudah kita buat, dan kita ingin memprint gambar tersebut.

Maka kita dapat membuat dahulu gambar segi empat yang menunjukkan printable area yang akan kita pakai pada bidang gambar Model View dengan perintah "REC" kemudian tekan "Enter" atau bisa juga dengan perintah "Rectangle" pada toolbar "Draw", kemudian pilih satu titik dan input pada keyboard dengan mengetikkan "@408.4,261.4" kemudian tekan "Enter".

Pada hasil gambar segi empat printable area ini akan terlihat besar karena skalanya memang belum diatur. Untuk mengatur printable area mencukupi skala 1:100 maka perlu mengubahnya dengan cara memperkecil ukuran segi empat printable area tersebut. Ukuran pengecilan ini adalah jika satuan segi empat printable area kita tadi ukuran milimeter sedangkan ukuran yang kita pakai untuk gambar awal kita tadi adalah 1 meter = 1 unit, maka 1 meter = 1000 milimeter , sehingga untuk pengecilan tadi kita perlu membagi 1000 mm : 100 = 10 kali pengecilan atau 1/10 = 0.1 kali ukuran segi empat printable area. Jika kita ingin membuat skala 1:50, maka pembagiannya adalah 1000 mm : 50 = 20 kali pengecilan atau 1/20 =0.05 kali ukuran segiempat printable area.


Gambar awal pada kotak merah dan gambar segi empat printable area pada kotak biru yang terlihat besar

Jika kita terapkan di gambar untuk ukuran  skala 1:100 adalah dangan perintah "Scale" pada  toolbar "Modify" atau bisa juga dengan mengetikkan "SC" dan tekan "Enter" pada keyboard , dilanjutkan dengan memilih object yang ingin dikecilkan tadi. Setelah itu silahkan pilih titik patokan pengecilan, sebagai contoh kita pilih pada sudut kiri bawah segi empat printable area tadi, kemudian masukkan input "0.1" pada pertanyaan "Specify scale factor" di kursor AutoCAD. Maka ukuran segi empat printable area di bidang gambar Model view tadi menjadi berukuran lebih kecil.

Setelah perintah-perintah di atas silahkan pindahkan segi empat printable area tadi agar object yang ingin di print pada skala 1:100 tadi berada di tengah segi empat tersebut. Kemudian kita bisa memprint object tadi pada model view dengan perintah "Ctrl+P" atau "PLOT" di lanjutkan dengan tombol "Enter" di atas. 


Posisi object dan segi empat printable area setelah diatur dengan meletakkan object yang ingin di print berada di tengah

Setelah perintah "Plot" tersebut maka akan muncul kotak dialog "Plot - Model" seperti pada gambar awal pengecekan ukuran kertas dan printer tadi. Silahkan isikan lagi model printer / plotter yang kita catat tadi dan  juga ukuran kertas yang dipakai tadi seperti pada kotak warna merah dan kuning di gambar bawah.

Kemudian bagian pentingnya adalah pada bagian dropdown list "Plot Area" silahkan pilih "Window" yang ketika setelah dipilih akan masuk ke bidang gambar Model view tadi yang memerintahkan kita untuk memilih segi empat printable area tadi sebagai window segi empat, silahkan klik pada kanan bawah dan kemudian kanan atas dari printable area, setelah itu kita akan dibawa kembali ke kotak dialog "Plot - Model". Jika kita perhatikan pada kotak warna ungu gambar di bawah usahakan pada bagian "Plot Scale" check box  Fit to paper tercentang dan secara otomatis pada bagian Scale 1 mm = 0.1 unit.

Untuk melihat apakah sudah cocok settingan kita tadi, bisa dilihat pada tombol "Preview" di kiri bawah (dalam kotak warna hijau gambar di bawah). 


Settingan Plot pada Model View

Jika semua proses dan perintah di atas sudah kita lakukan, maka kita tinggal menekan tombol "OK" untuk mem-print gambar dan printable area tadi di kertas dan printer yang sudah kita tentukan di atas. namun pada contoh ini kita akan mendapatkan hasil file PDF sebagai output printer sehingga ketika kita menekan tombol "OK" tersebut kita akan di arahkan pada kotak dialog "Browse for Plot File" untuk menentukan lokasi file PDF yang ingin kita simpan.

Demikian tutorial cara mem-print dan settingnya di Model View secara skalatis. 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Belajar Menggunakan Thicken di AutoCAD 3D

Pada kesempatan kali ini kami akan menjelaskan sebuah tutorial yang menjelaskan fungsi dan cara menggunakan perintah Thicken pada AutoCAD 3 Dimensi.
Perintah Thicken berfungsi untuk membuat object 3 dimensi solid yang berasal dari sebuah surface, yang dengan perintah Thicken tersebut object surface yang ada tadi dimodifikasi dengan cara melakukan penebalan ke bawah dari surface tersebut.
Cara melakukan perintah "Thicken" ini adalah dengan mengklik perintah tersebut pada toolbar Solid Editing seperti yang terlihat pada gambar di bawah.

Sebagai contoh penerapan perintah Thicken ini kita dapat menggunakan sebuah object surface yang berbentuk seperti pada gambar di bawah ini.
Setelah kita melakukan perintah Thicken dengan mengklik perintah tersebut pada toolabr Solid Editing, maka akan muncul sebuah perintah teks "Select surfaces to thicken" yang artinya kita harus memilih object-object surface yang ingin kita terapkan perintah thicken kepadanya.

Silahkan pilih object…

Cara Menggunakan Perintah Shell di AutoCAD 3D

Berikut ini kami akan menyampaikan sebuah tutorial mengenai bagaimana cara menggambar dengan menggunakan perintah Shel pada AutoCAD 3 dimensi.
Perintah Shell di dalam AutoCAD 3 Dimensi berfungsi untuk memodifikasi sebuah object solid 3D menjadi sebuah object yang membentuk sebuah ketebalan pada sisi-sisinya yang tidak terpilih (hasilnya seperti pada perintah Polysolid.
Adapun cara menggunakan perintah Shell ini adalah kita dapat mengkliknya pada dropdown list di sebelah / satu kelompok dengan perintah separate, yang terletak pada toolbar Solid Editing seperti yang terlihat pada gambar di bawah.

Selanjutnya setelah memilih perintah shell di atas maka akan muncul teks "Select a 3D solid" yang menyuruh kita untuk memilih object solid 3D yang akan kta terapkan perintah shell tersebut.

Silahkan pilih 3D solid object yang akan kita modifikasi dengan menggunakan perintah Shell. Sebagai contoh kita bisa menggunakan object box dengan ukuran 3 x 3 x 3 pada masing-masing sisinya seper…

Belajar Dasar AutoCAD Dengan Mudah

Selamat datang di blog kami yang akan menjabarkan tentang bagaimana memakai / mengoperasikan software AutoCAD dengan mudah dan cepat. Tulisan ini adalah tutorial pertama kami di blog ini.

Software AutoCAD adalah software yang dibuat olah Autodesk yang banyak digunakan oleh para drafter dan engineer yang berfungsi untuk mengolah dan menyajikan gambar teknikal baik arsitektur, struktur, jalan, mekanikal, elektrikal dan lainnya.
Ada banyak tipe software AutoCAD berdasarkan kelengkapan utilitasnya sesuai fungsi dan kegunaan  seperti AutoCAD Architectural, AutoCAD Map, AutoCAD Land Desktop / Land Development, AutoCAD Civil Design dan banyak varian AutoCAD lainnya dari berbagai versi yang menyesuaikan kebutuhan penggunanya.



Software AutoCAD yang biasa kami pakai sebagai contoh di sini adalah AutoCAD 2014. Sebenarnya apapun versi software AutoCAD secara prinsip adalah sama dan kalaupun ada perubahan biasanya hanya tambahan utilitas sedikit demi sedikit di tiap versi AutoCAD , k…