Langsung ke konten utama

Menggunakan Perintah Revolve di AutoCAD 3D

Pada kesempatan kali ini kami akan menjabarkan tentang bagaimana cara menggambar dengan menggunakan perintah Revolve di AutoCAD 3D.

Perintah Revolve ini berfungsi untuk memutar suatu object dua dimensi baik berupa garis (line, polyline, spline) ataupun object 2D tertutup (polyline tertutup, rectangle, circle, elips dan lainnya) terhadap suatu sumbu agar bisa membentuk surface (yang berasal dari object garis) atau object 3D solid (yang berasal dari object 2D tertutup).

Cara memakai perintah ini adalah dengan mengklik dulu perintah revolve yang terletak di toolbar Modeling.

Perintah Revolve pada Toolbar Modeling

Untuk mengtahui bagaimana cara memakai perintah ini adalah dengan menggambar dengan menggunakan contoh sebagai berikut, buat gambar dua dimensi seperti pada gambar di bawah ini yang terdiri dari dua garis, yang stu garis lurus sejajar sumbu Y dan yang satunya lagi garis Arc yang saling bersebelahan posisinya.

Contoh object yang akan di Revolve

Selanjutnya kita ubah menjadi isometrik view untuk mempermudah melihat perubahan dalam gambar 3 Dimensinya, seperti pada gambar di bawah.


Object yang akan di Revolve dalam isometrik view

Kemudian kita pakai perintah Revolve tersebut dengan cara mengkliknya pada toolbar Modeling seperti yang ada di atas. Setelah itu kita akan diperintahkan untuk memilih object-object yang akan di revolve seperti pada gambar di bawah. Kemudian tekan "Enter" di keyboard.

Memilih object yang akan di revolve 

Setelah perintah-perintah di atas maka kita diperintahkan untuk memilih sumbu yang akan dipakai untuk perintah revolve pada sumbu X, Y, Z ataupun terhadap object yang dijadikan sumbu, seperti pada gambar di bawah ini. Maka silahkan pilih sumbu patokan untuk perputaran perintah revolve.

Pada contoh di bawah ini kita akan memakai object garis lurus sebagai sumbunya, maka kita tinggal mengetikkan "O" kemudian tekan "Enter", lalu kita pilih object sumbunya, jika kita ingin memakai sumbu X sebagai sumbu perputaran maka kita tinggal menekan "X" lalu kemudian tekan "Enter".

Pilihan sumbu untuk melakukan revolve

Memilih Object yang akan jadi sumbu revolve

Setelah memilih object sebagai sumbu perputaran tersebut maka kita tinggal memasukkan berapa besar sudut perputaran dipakai seperti pada gambar di bawah ini, sebagai contoh kita coba input dengan sudut 100 derajat, lalu kemudian kita tekan tombol "Enter" pada keyboard.

Besar sudut yang pada object akan di revolve

Setelah semua perintah di atas maka kita akan mendapatkan gambar surface seperti di bawah ini (dalam bentuk 2D Wireframe). 
Hasil revolve berupa surface dalam 2D Wireframe

Untuk memperjelas bentuk 3D surface ini kita bisa menggunakan View Style seperti pada gambar di bawah ini, yaitu dalam bentuk realistic view.


Hasil Revolve Object dalam Realistic View

Demikian cara menggambar revolve dengan menggunakan garis / Arc sebagai object yang akan diputar, kita bisa menggunakan bidang tertutup (seperti polyline tertutup, rectangle, circle dan lainnya) sebagai object yang akan di-revolve dengan urutan menggambar seperti di atas.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Fungsi dan Cara Menggunakan Loft di AutoCAD 3D

Pada kesempatan kali ini kami akan membahas mengenai bagimana fungsi dan cara menggunakan perintah "Loft" di AutoCAD 3 Dimensi.

Loft adalah perintah yang terletak di dropdown list yang terletak pada toolbar Modeling bersamaan dengan perintah Extrude. Perintah loft berfungsi untuk membuat object 3D solid dari beberapa cross section yang dibuat secara 2 Dimensi.

Cara memakai perintah loft ini adalah dengan mengklik perintah loft pada dropdown list seperti pada gambar di bawah ini, yaitu pada toolbar modeling. Tetapi sebelum kita menggunakan perintah Loft ini, kita harus membuat terlebih dahulu cross section yang diperlukan untuk membuat object 3D solid tersebut.


Langkah pertama sebagai contoh buat dahulu bahan cross section 2 dimensi seperti ukuran di bawah ini bujur sangkar 3 x 3, untuk mempermudah kita bisa melihatnya dalam pandangan isometrik.


Langkah kedua kita bisa membuat garis bantuan seperti pada gambar di bawah ini yang dibuat dari perintah "line" untuk men…

Menggunakan Presspull di AutoCAD 3D

Pada kesempatan kali ini kami akan menjabarkan fungsi dan cara menggunakan Presspull di AutoCAD dalam gambar 3 dimensi.

Perintah presspull adalah perintah dalam Autocad 3 dimensi untuk membuat  prisma dengan alas berupa area tertutup yang saling berpotongan object-objectnya, walaupun object-object tersebut berdiri sendir-sendiri. Memang perintah ini sedikit berbeda dengan Extrude, karena pada perintah extrude prisma yang terbentuk dari object yang berdiri sendiri-sendiri, selain itu pada perintah prespuul kita tidak dapat mengkonversinya menjadi bentuk limasan dari alas / area yang kita buat tadi.
Cara memakai perintah Prespull adalah dengan mengklik perintah "Prespull" pada toolbar Modeling. 

Sebagai contoh penggunaan prespull kali ini adalah kita akan membuat object 3 dimensi berbentuk prisma dari irisan 2 buah lingkaran seperti gambar di bawah ini. Kita tidak akan bisa membuat langsung prisma dari irisan dua lingkaran tersebut karena berasal dari dua object yang berbeda,…

Fungsi Perintah Toolbar Annotation

Pada tutorial kali ini kami akan melanjutkan penjelasan dari fungsi-fungsi Toolbar Annotation, yaitu toolbar yang digunakan untuk membuat dan mengedit annotasi / keterangan seperti text dan dimensi yang ada di dalam gambar AutoCAD.

Ada beberapa perintah yang sering dipakai dalam toolbar annotation yaitu sebagai berikut : 1. Multiline Text Fungsi dari perintah Multiline text ini adalah untuk membuat text yang panjang dan terdiri lebih dari satu baris. Adapun cara memakai perintah ini adalah dengan mengetikkan "MT" kemudian tekan "Enter" di keyboard, atau bisa juga dengan cara mengklik perintah "Multiline Text" yang terdapat pada toolbar "Annotation".
Setelah perintah tersebut maka kita akan diperintahkan untuk memilih / area segiempat sebagai area bata Multiline Text tersebut dengan cara klik di bagian sisi kiri bawah kemudian klik ke sisi kanan atas secara diagonal berseberangan membentuk area multiline text (seperti gambar di bawah).

Setelah u…