Langsung ke konten utama

Menggunakan Toolbar Layer di AutoCAD


Pada tutorial dari kami kali ini akan menjelaskan tentang toolbar layer, fungsi-fungsinya, serta cara memakainya di dalam menggambar di bidang gambar worksace AutoCAD.

Layer ini berfungsi untuk mengatur / mengklasifikasikan object-object berdasarkan propertiesnya yang gunanya nanti ketika menggambar akan lebih mudah untuk mengenal object / kumpulan object tersebut.


Toolbar Layer

Adapun cara memakai perintah layer ini adalah dengan mengetikkan huruf "LA" pada bidang gambar lalu tekan tombol "enter" pada keyboard. Bisa juga perintah ini dilaksanakan dengan mengklik perintah "Layer Properties" pada toolbar "layer". Setelah itu akan muncul kotak dialog (dialog box) "Layer Properties Manager".

Input "LA" untuk membuat layer baru pada Kotak Dialog "Layer Properties Manager"
Untuk membuat layer baru adalah dengan mengklik tombol yang ditandai kotak merah di bawah / tombol "New Layer". Kemudian akan muncul yang ditandai kotak biru di gambar bawah ini.

Penambahan dan pengaturan layer barudengan mengklik area yang dikotak merah dan penamaan dan property baru layer ada di kotak biru
Ada beberapa pengaturan properties layer yang penting, yaitu pengaturan Linetype, Color dan Lineweight dari layer.

Linetype layer adalah type bentuk garis yang akan diterapkan pada layer tersebut. pengaturan ini bisa dilakukan dengan mengklik dua kali kolom "Linetype" pada baris layer yang dipilih dimana kemudian akan muncul dialog "Select Linetype" seperti gambar di bawah.


Kotak Dialog Linetype / model garis

Untuk membuat / memilih jenis garis yang baru bisa dengan menekan tombol "Load" di bagian bawah tombol-tombol dialog, maka kemudian akan muncul dialog "Load or Load Linetypes" dimana di sana anda bisa memilih berbagai macam garis standar yang biasa dipakai. Silahkan pilih salah satu misalnya seperti pada gambar di bawah, pada kotak merah dipilih "ISO dash space". Jika sudah dipilih silahkan klik tombol "OK".

Memilih Linetype baru setelah menekan tombol "Load" di kotak dialog Linetype
Maka pada kotak dialog "Select Linetype" sudah muncul pilihan linetype kita tadi (di kotak merah gambar di bawah). Lalu untuk memilih linetype properties silahkan pilih linetype baru tadi lalu klik "OK" pada kotak dialog tersebut. Maka akan muncul linetype baru pada "Layer Properties Manager".

Linetype baru yang ada di kotak dialog Linetype setelah memilih jenis linetype di kotak dialog "Load or Reload Linetypes
Untuk menentukan warna layer bisa dengan mengklik dua kali kolom "Color" sejajar baris layer yang akan diubah warnanya pada dialog "Layer Properties Manager", kemudian akan muncul dialog "Select Color" dengan berbagai macam warna yang dapat dilih di sana. Silahkan pilih warna yang diinginkan lalu kemnudian klik "OK". Maka warna layer yang ada di "Layer Properties Manager" akan berubah.


Kotak Dialog Select Color untuk mengubah warna layer
Layer properties lainnya yang sering digunakan dan dapat diubah adalah "Lineweight Layer", yaitu layer property yang digunakan untuk mengatur ketebalan garis layer. 

Cara mengatur lineweight layer ini adalah dengan mengklik dua kali kolom lineweight sejajar layer yang ingin diubah lineweight-nya, kemudian akan muncul dialog "Lineweight". Lalu tinggal dipilih ketebalan garis seperti gambar dalam kotak merah di bawah, kemudian tinggal klik "OK", dengan demikian lineweight pada kotak dialog "Layer Properties Manager" akan berubah.


Kotak Dialog Lineweight untuk mengatur ketebalan garis

Nama layer baru pada kotak dialog "Layer Properties Manager" itu juga dapat diubah dengan mengklik dua kali pada nama layer tersebut.

Jika layer baru tersebut sudah diubah propertiesnya sesuai keinginan, kemudian kotak dialog "Layer Properties Manager" itu dapat anda tutup.

Gambar awal ketika layer belum di ubah

Misalnya ada gambar seperti di atas ini, ada bagian object yang ingin diubah layernya, yaitu dengan cara pilih dahulu object yang akan diubah kemudian pilih dropdown list "Layer" (seperti gambar di bawah) lalu kemudian dilanjutkan dengan memilih layer baru, dalam contoh ini bernama "Layer 1", dengan demikian object yang dipilih tadi berubah menjadi warna merah dengan garis putus-putus.

Proses perubahan layer
Ada fungsi lain dari dropdown list "layer" ini yaitu dapat mengatur layer ketika di bidang gambar, misal jika ingin di hilangkan / hide bisa dengan menekan tombol lampu (dengan kotak merah pada gambar di bawah) atau jika ingin memunculkan kembali object tersebut dengan menekan kembali tombol tadi menjadi menyala.


Menghilangkan / Hide layer dengan menekan tombol lampu (dalam kotak merah)
Fungsi lainnya lagi dari dropdown list "Layer" ini adalah jika object dengan layer yang dipilih ingin di lock (agar tidak dapat di edit, di-explode, atau dipindahkan) adalah dengan menekan tombol gembok seperti gambar dibawah, atau sebaliknya jika ingin mengembalikan object dengan layer tersebut yang sudah di lock dikembalikan lagi agar bisa diedit, di-explode, atau dipindahkan dengan cara klik lagi tombol gembok yang terkunci agar menjadi terbuka.

Mengunci posisi layer agar tidak dapat dipindahkan dan diedit dengan mengklik tombol gembok (dalam kotak merah)

Di dropdown list "Layer" ini kita juga bisa mengatur ulang warna layer dengan mengklik tombol dengan kotak dengan warna seperti di gambar bawah ini yang kemudian akan muncul kotak dialog "Select Color" seperti di kotak dialog (dialog box) "Layer Properties Manager".

Jika ingin mengatur kembali warna layer bisa dengan mengubah langsung di kotak merah tersebut

Ada satu lagi tombol di toolbar "Layers" yang sering digunakan ketika menggambar dalam pengaturan layer yaitu tombol "Make Object's Layer Current" seperti pada gambar di bawah dengan kotak merah yaitu layer pada object yang dipilih akan digunakan sebagai current layer (layer yang dipakai saat ini), yang caranya adalah dengan memilih dulu object yang ingin digunakan sebagai current layer kemudian tekan tombol "Make Object's Layer Current" tersebut.

Klik "Make Object's as Layer Current" (dalam kotak merah), perintah untuk mengatur layer object yang dipilih sebagai current layer yang terus  dipakai untuk menggambar object selanjutnya

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Fungsi dan Cara Menggunakan Loft di AutoCAD 3D

Pada kesempatan kali ini kami akan membahas mengenai bagimana fungsi dan cara menggunakan perintah "Loft" di AutoCAD 3 Dimensi.

Loft adalah perintah yang terletak di dropdown list yang terletak pada toolbar Modeling bersamaan dengan perintah Extrude. Perintah loft berfungsi untuk membuat object 3D solid dari beberapa cross section yang dibuat secara 2 Dimensi.

Cara memakai perintah loft ini adalah dengan mengklik perintah loft pada dropdown list seperti pada gambar di bawah ini, yaitu pada toolbar modeling. Tetapi sebelum kita menggunakan perintah Loft ini, kita harus membuat terlebih dahulu cross section yang diperlukan untuk membuat object 3D solid tersebut.


Langkah pertama sebagai contoh buat dahulu bahan cross section 2 dimensi seperti ukuran di bawah ini bujur sangkar 3 x 3, untuk mempermudah kita bisa melihatnya dalam pandangan isometrik.


Langkah kedua kita bisa membuat garis bantuan seperti pada gambar di bawah ini yang dibuat dari perintah "line" untuk men…

Menggunakan Presspull di AutoCAD 3D

Pada kesempatan kali ini kami akan menjabarkan fungsi dan cara menggunakan Presspull di AutoCAD dalam gambar 3 dimensi.

Perintah presspull adalah perintah dalam Autocad 3 dimensi untuk membuat  prisma dengan alas berupa area tertutup yang saling berpotongan object-objectnya, walaupun object-object tersebut berdiri sendir-sendiri. Memang perintah ini sedikit berbeda dengan Extrude, karena pada perintah extrude prisma yang terbentuk dari object yang berdiri sendiri-sendiri, selain itu pada perintah prespuul kita tidak dapat mengkonversinya menjadi bentuk limasan dari alas / area yang kita buat tadi.
Cara memakai perintah Prespull adalah dengan mengklik perintah "Prespull" pada toolbar Modeling. 

Sebagai contoh penggunaan prespull kali ini adalah kita akan membuat object 3 dimensi berbentuk prisma dari irisan 2 buah lingkaran seperti gambar di bawah ini. Kita tidak akan bisa membuat langsung prisma dari irisan dua lingkaran tersebut karena berasal dari dua object yang berbeda,…

Fungsi Perintah Toolbar Annotation

Pada tutorial kali ini kami akan melanjutkan penjelasan dari fungsi-fungsi Toolbar Annotation, yaitu toolbar yang digunakan untuk membuat dan mengedit annotasi / keterangan seperti text dan dimensi yang ada di dalam gambar AutoCAD.

Ada beberapa perintah yang sering dipakai dalam toolbar annotation yaitu sebagai berikut : 1. Multiline Text Fungsi dari perintah Multiline text ini adalah untuk membuat text yang panjang dan terdiri lebih dari satu baris. Adapun cara memakai perintah ini adalah dengan mengetikkan "MT" kemudian tekan "Enter" di keyboard, atau bisa juga dengan cara mengklik perintah "Multiline Text" yang terdapat pada toolbar "Annotation".
Setelah perintah tersebut maka kita akan diperintahkan untuk memilih / area segiempat sebagai area bata Multiline Text tersebut dengan cara klik di bagian sisi kiri bawah kemudian klik ke sisi kanan atas secara diagonal berseberangan membentuk area multiline text (seperti gambar di bawah).

Setelah u…